02 April 2009

Akhirnya...

Alhamdulillah...akhirnya bisa posting juga. 
Beberapa hari yang lalu, Syifa meminta ku untuk ikut mengantar ke sekolahnya. Sepertinya dia rindu dengan ruinitas dulu- aku memang selalu mengantarkan Syifa sampai di sekolahnya. 
Pagi itu, aku agak sibuk karena aku harus memandikan Iqo pagi-pagi sekali dan tentu saja akupun harus mandi. Waktu sudah menunjukkan lewat jam tujuh, Syifa masuk jam 7.30 sedangkan perjalanan dari rumah ke sekolah Syifa memerlukan waktu 20-30 menit, itupun kalau tidak macet. Rencananya aku memang ingin ngobrol dengan wali kelas Syifa, bagaimana perkembangan dia di sekolahnya. Tapi kalau sudah begini, sepertinya tidak akan kesampaian rencana tersebut. Ketika sedang dalam perjalanan tiba-tiba Syifa bertanya padaku. Bu, sekarang kita sudah berempat ya? ga bertiga lagi? Aku bingung dengan ucapannya. Berempat gimana? tanyaku.. Iya, sekarang kita berempat kan ada dedek. Jadi ada empat, Ayah, Ibu, Syifa, dedek... O iya.. Jawabku..Alhamdulillah, dia sepertinya sudah mulai mau menerima.
Tiba di sekolah, benar saja, terlambat...Tapi aku masih sempat ngobrol dengan kepala Sekolah Syifa, Bu Sri. Ternyata Syifa tidak berubah, di Sekolah dia tetap seperti Syifa yang dulu, cerewet, aktif dan kalau lagi berbicara paling tidak suka di potong atau dicuekin. Bakalan mutung dia...Alhamdulillah, aku pikir dia berubah sejak ada adeknya, ternyata masih sama seperti dulu. Aku sempat mengungkapkan ke Bu Sri kalau Syifa masih beradaptasi dengan adek barunya..

Beberapa waktu setelah perbincanganku dengan Bu Sri...
Suatu malam, ketika asyik bermain tiba-tiba Syifa berucap, kalau sama yang kecil harus ngalah ya, yang besar itu ngalah sama yang kecil. Dedek Iqo kecil, Syifa sudah besar..

Aku yang sedang menyusui Iqo agak terkejut...dan cuma bisa tersenyum, pasalnya aku memang tadi sedang bermain sama Syifa, tiba-tiba Iqo nangis dan aku bergegas seraya berucap ke Syifa, Nak Ibu mau nyusuin dedek dulu ya..Dan Syifa mengiyakan.  
Alhamdulillah, Syifa sudah mulai dewasa ya... :P 

18 Maret 2009

syifa vs iqo

Alhamdulillah...Adiknya Syifa sudah berumur 18 hari...Selama itu juga Syifa 'terlalaikan'. Ada rasa sedih dari gerak gerik Syifa. Aku yakin Syifa sayang sama adeknya. Dia paling suka kalau ada yang berkunjung kerumah menengok Adeknya...Dan setelah tamu pulang dia akan dengan senang hati dan suka cita membuka bingkisan untuk adiknya :-P Saat ini dia sedang single fighting, Yang dia bingung : kok ibu jadi selalu fokus ke Iqo? waktu buat Syifa mana??!
Akhirnya semua tanggungjawab pengurusan Syifa diambil alih sama Ayah. Kemana-mana Syifa bareng Ayah..
Suatu malam...Aku sengaja memancing Syifa..."kapan ya kita bisa main bareng?" spontan Syifa menjawab:"Ibu kangen ya main sama Syifa lagi?Nanti juga kalau Ibu udah sembuh bisa main sama Syifa"

Buat Syifa:
"Maafin ibu, Nak. Pasca melahirkan sangat berat untuk Ibu. Ada obsesi yang dulu belum bisa Ibu lakukan dan saat inilah Ibu berusaha wujudkan, memberikan ASI untuk Adik-yang memang obsesi Ibu dari dulu, karena waktu Syifa lahir Ibu merasa bersalah tidak bisa optimal memberikan ASI untuk Syifa. Nah, saking stressnya Ibu mencoba berbagai cara, dari makan sayur katuk, minum ramuan jamunya Uthi, minum habbatussauda, minum asi fit.. tapi sampai hari kelima belum keluar juga, akhirnya alternatif terakhir... Membeli pompa untuk nyedot ASI..Selain itu Ibu juga kudu memulihkan perlukaan akibat robekan jalan lahir...Wuiiih itu yang membuat Ibu agak ngeri. Ibu takut sama luka :-(
Tapi Ibu berusaha untuk cepat pulih kembali dan nanti kita bisa belajar dan bermain bersama lagi, tentunya semakin rame dan lebih seru lagi karena sekarang Syifa punya teman baru si kecil Iqo!!"
Sekarang SYifa enjoy aja dulu belajar sama Ayah...OK's

15 Maret 2009

Iqo, 28 feb 09


Alhamdulillah, putri kami yang ke-3 diberi nama "Afifah Ariqoh" telah lahir di Bekasi tgl 28 Feb 09.

sebelumnya Ayah belum siapkan nama untuk "iqo" panggilan Afifah :D
karena Ayah menduga bahwa yang lahir adalah anak laki-2, maklum Ayah satu-2nya lelaki dirumah & kebetulan banyak orang menduga hal yang sama yaitu adiknya Syifa akan lahir laki-2.

Namun jum'at pagi itu +/- jam 6.30 wib Ibu sudah merasakan sakit & ketika di cek dikamar mandi ternyata keluar flek darah, karena Ayah sudah siap bila Ibu akan melahirkan tanpa berfikir lama langsung membawa Ibu ke bidan terdekat, padahal pagi itu Ayah & Syifa bersiap ke kantor & Sekolah. sesampainya di Bidan ternyata benar Ibu akan melahirkan dan saat itu baru "bukaan 1", karena itu Ayah & Syifa izin untuk menemani Ibu yang akan melahirkan... ( pas kebetulan Ayah jg lg ingin dirumah :)

Selesai dari Bidan Kami langsung menjemput Uti-nya Syifa untuk menemani Syifa bila nanti Ibu melahirkan. Setelah menjelang sore Ibu merasakan sakit kembali & Kita semua mengantar ke Bidan, setelah diperiksa ternyata baru "Bukaan 2". Bidan menyarankan agar Ibu banyak jongkok & meregangkan kaki jadi membantu mempercepat proses kelahiran.

Sejak sore itu sampai dengan malam hari adalah waktu yang cukup menegangkan karena Ibu trus bolak balik (seperti strikaan red.. :) & jongkok ( seperti... ??? :) & akhirnya +/- jam 11 malam Ibu merasakan sakit kembali pada saat itu hujan cukup deras. malam itu juga Ayah mengantar Ibu kembali ke Bidan, Syifa tertidur ditemani Uti-nya.

Malam itu Ayah menemani Ibu & dengan sabar Mba-2 perawat menolong Ibu yang akan melahirkan, saat "iqo" akan keluar Ibu Bidan yang menangani langsung persalinan. Alhamdulillah persalinan berjalan dengan normal, Ibu melahirkan Iqo dalam keadaan sehat, walaupun Ibu 3x "ngeden" mengeluarkan Iqo... :D jam menunjukkan waktu 12.56 wib.

Alhamdulillah ya ALLAH atas pertolongan & karunia-Mu

Semoga Afifah Ariqoh Engkau jadikan hamba-Mu yang sholeha, amiin ya Robbal A'lamiin.

Nb. Afifah artinya yang mempunyai harga diri, &
Ariqoh artinya yang mulia asalnya/ baik budi pekerti