15 Maret 2009

Iqo, 28 feb 09


Alhamdulillah, putri kami yang ke-3 diberi nama "Afifah Ariqoh" telah lahir di Bekasi tgl 28 Feb 09.

sebelumnya Ayah belum siapkan nama untuk "iqo" panggilan Afifah :D
karena Ayah menduga bahwa yang lahir adalah anak laki-2, maklum Ayah satu-2nya lelaki dirumah & kebetulan banyak orang menduga hal yang sama yaitu adiknya Syifa akan lahir laki-2.

Namun jum'at pagi itu +/- jam 6.30 wib Ibu sudah merasakan sakit & ketika di cek dikamar mandi ternyata keluar flek darah, karena Ayah sudah siap bila Ibu akan melahirkan tanpa berfikir lama langsung membawa Ibu ke bidan terdekat, padahal pagi itu Ayah & Syifa bersiap ke kantor & Sekolah. sesampainya di Bidan ternyata benar Ibu akan melahirkan dan saat itu baru "bukaan 1", karena itu Ayah & Syifa izin untuk menemani Ibu yang akan melahirkan... ( pas kebetulan Ayah jg lg ingin dirumah :)

Selesai dari Bidan Kami langsung menjemput Uti-nya Syifa untuk menemani Syifa bila nanti Ibu melahirkan. Setelah menjelang sore Ibu merasakan sakit kembali & Kita semua mengantar ke Bidan, setelah diperiksa ternyata baru "Bukaan 2". Bidan menyarankan agar Ibu banyak jongkok & meregangkan kaki jadi membantu mempercepat proses kelahiran.

Sejak sore itu sampai dengan malam hari adalah waktu yang cukup menegangkan karena Ibu trus bolak balik (seperti strikaan red.. :) & jongkok ( seperti... ??? :) & akhirnya +/- jam 11 malam Ibu merasakan sakit kembali pada saat itu hujan cukup deras. malam itu juga Ayah mengantar Ibu kembali ke Bidan, Syifa tertidur ditemani Uti-nya.

Malam itu Ayah menemani Ibu & dengan sabar Mba-2 perawat menolong Ibu yang akan melahirkan, saat "iqo" akan keluar Ibu Bidan yang menangani langsung persalinan. Alhamdulillah persalinan berjalan dengan normal, Ibu melahirkan Iqo dalam keadaan sehat, walaupun Ibu 3x "ngeden" mengeluarkan Iqo... :D jam menunjukkan waktu 12.56 wib.

Alhamdulillah ya ALLAH atas pertolongan & karunia-Mu

Semoga Afifah Ariqoh Engkau jadikan hamba-Mu yang sholeha, amiin ya Robbal A'lamiin.

Nb. Afifah artinya yang mempunyai harga diri, &
Ariqoh artinya yang mulia asalnya/ baik budi pekerti

18 Februari 2009

menanti sang adik lahir

Saat ini Syifa sedang menanti adiknya lahir, umur kehamilanku sudah 8 bln jalan. Syifa seperti takjub dengan perubahan perutku yang semakin hari semakin buncit. Pernah suatu malam Syifa berujar sambil memegang perutku,"dedek kita main yuuuk, kaka syifa yang masuk (maksudnya masuk keperutku) apa dedek yang keluar?".............................
alhamdulillah sekarang Syifa lebih siap menjadi kakak. Sudah ada perasaan bertanggung jawab, merasa dah besar dan mandiri. Merapikan mainannya, meski kadang harus diingatkan :P , mandi sendiri, meski kadang menghabiskan air di bak mandi dan bermain sabun :P , memakai pakaian sendiri... Aku bersyukur, Syifa mulai beranjak besar dan tidak terlalu manja. Walaupun terkadang masih tantrum dan minta lebih diperhatikan, aku anggap itu wajar untuk anak seumuran dia. Karena memang seharusnya dia masih bisa punya perlakuan istimewa sebagai anak kecil. terkadang dia masih ingin di pakaikan baju oleh ayah atau ibunya, atau saat ini dia masih ingin tidur bersama kami...step by step lah...

17 Februari 2009

Mau jadi apa besar nanti?

MAlam ini Ayahnya Syifa browsing internet tentang robot rakitan. Cita-cita dia dulu waktu kecil : bisa merakit robot sendiri...:) Tiba-tiba Dia berucap kepada Syifa, "Nak, lebih baik kamu homeschooling aja deh." (Maksudnya biar nanti Syifa gak terlalu dibebani pelajaran yang tidak bermutu/tidak perlu). Aku ikut urun rembug," kalo HS Ayah juga harus punya peran, jangan cuma ibunya doang..."
Kemudian, Ayah bertanya sama Syifa, "Emang kalau sudah besar Syifa mau jadi apa?" Dengan enteng Syifa menjawab," Jadi Dokter.Emangnya kenapa Ayah?" " Wah kalau jadi Dokter Ayah gak bisa nemenin kamu Nak, Ayah paling gak tega ngeliat binatang dibelek-belek. Udah deh nanti kalau Ibu lagi ngebelek Ayam atau ikan Syifa liati aja, sekalian belajar."
Wuiiih Ayah ini paling bisa ngeles kalau sudah urusan ngajarin anaknya. Belum-belum dah matahin semangat anak untuk jadi dokter...Padahal dulu yang ngebet agar Syifa jadi dokter dia juga...Aku langsung berkata, tenang aja Dek, sumber bacaan dan cerita untuk jadi dokter banyak kok di internet nanti kita belajar bareng-bareng yaa..." Yang diajak diskusi cuma bingung...Lha wong Syifa taunya dokter itu enak, dan dia baru aja dapet kunjungan profesi sebagai dokter... tiba-tiba Syifa berucap," kalau jadi polisi Ayah, gimana?" "Polisi ya,mmm...." Ayah tidak meneruskan komentar. Aku cuma senyum aja. Syifa emang mau jadi dokter merangkap polisi, karena dulu dia pernah bilang kalau sudah besar mau jadi dokter juga polisi, biar bisa nolongin orang tapi juga dia bisa nembakin orang jahat....:)